SUMMER HOLIDAY
Karya Cyintia K
Libur semester ganjil telah tiba. Semua siswa dan guru bergembira,
termasuk gank F4 Boys. F4 Boys adalah kumpulan empat orang cowok paling
keren di Smanda, dan pada liburan kali ini, mereka berencana akan
berwisata ke Jakarta sekalian menghabiskan liburan selama dua minggu
disana. Meski begitu, uang yang diperoleh untuk membeli tiket dan uang
konsumsi selama disana bukan seratus persen dari orangtua mereka, lho.
Yap, selama kurang lebih enam bulan ini mereka mencari uang tambahan
demi acara ‘summer holiday’, berhubung liburan kali ini sedang musim
kemarau, jadi biar rada kerenan dikit, mereka memberi tema itu deh!
‘Summer holiday at Batavia’. Kali ini juga ada yang beda, karena F4 Boys
dikawal oleh Rahmat, ketua Rohis Smanda. Yah, itung-itung sekalian jadi
bodyguard mereka dan ada yang mengingatkan bila mereka lupa sholat:D.
Rahmat memperoleh uang dari hasil mengerjakan tugas makalah Bahasa
Inggris teman-teman sekelasnya, tak tanggung-tanggung upah yang
dipatoknya berkisar antara seratus hingga dua ratus ribu per orang.
Anehnya, teman-temannya percaya aja dan akhirnya Rahmat dipercayakan
oleh lima orang siswa untuk mengerjakan tugas itu. Lain lagi halnya
dengan Reko. Cowok imut yang satu ini mencari penghasilan tambahan
dengan membuka les privat khusus untuk siswa SD dan SMP di rumah
kost-nya. Alhamdulillah ia berhasil dipercaya sebanyak tiga orang siswa
SMP 3 yang kebetulan juga ngekos didekat rumah kostnya. Lain Reko, lain
lagi halnya dengan ketua gank F4 Boys. Azzam mengumpulkan dana dari
hasil bisnis pulsa DBS nya yang berjalan sangat lancar, plus hasil
untung berbisnis T-Shirt for men only di distro miliknya, ditambah lagi
dengan hasil upah mengerjakan PR Matematika teman-teman sekelas yang
berjumlah delapan orang. Yah, emang sih hasil yang didapat nggak
seberapa, tapi cukuplah untuk menambah uang akomodasi tiket dan konsumsi
selama liburan. Sementara itu, Ujang dan Jerry kompakan berbisnis
ombus-ombus dan lemang tapai di sekolah. Lagi-lagi, memang hasil yang
diperoleh nggak seberapa, tetapi lumayan untuk menambah biaya beli tiket
Pekanbaru-Jakarta-Pekanbaru. Kalo masih kurang juga, baru deh minta
tambahan dari orangtua masing-masing. Eit, jangan kira mereka berlima
pergi dengan bus atau travel agent gitu, yah. Sejak jauh-jauh hari
mereka sudah membooking tiket pesawat (yah, walaupun tiket non-online,
abisnya belum punya kartu kredit dan ATM).
